Happy born day buat my wonder Mom. 25 juli kemarin adalah pengulangan tanggal kelahiran mama yang ke 53. hepi hepi hepi hepi hepi (53x) semoga hidupmu selalu dipenuhi dengan kebahagiaan. Eh gak deh ding, semoga bukan hidupnya saja tapi juga hidup setelah hidup ini. Amiin.
Wah, udah lumayan tua ya ma? setengah abad lebih tiga tahun. Hihihi. Long life full barokah deh poko’e.
Sebagai syukuran, kita (saya, mama, dan si boncel, Aulia) diajak makan siang sama papap. Wisss… asiike. Kebetulan, saya juga mau ngurus KRS. Setelah KRS tertandatangani oleh penasehat akademik ku tercinta yang mintaampunlamanyanunggubuatdapattandatangannya, akhirnya kami berangkat makan siang di salah satu mall di kawasan Panakukang, Makassar. Ajiip.. lumayan terpuaskan kampung tengahku.
Anyway,
ngomong-ngomong soal Hari Kelahiran yang sering sekali dilafazkan dengan Hari Ulang Tahun, sel-sel otak saya yang sok taunya selangit mulai bekerja. Kok ulang tahun ya? Padahal yang di ulangkan tanggalnya, bukan tahunnya. Kalau tahunnya yang berulang, usianya gak bertambah dong. Betul?*suarakan ala kiwil.
So, mestinya bukan ulang tahun, tapi ulang tanggal. Iya dong iya dong iya kan?
Cerdas memang *prok prok prok.
Sama halnya kalo pake bahasa inggris. HAPPY BIRTHDAY. Birthday kan artina hari kelahiran, tapi lagi2 yang diulang itu bukah harinya, Paaak. T A N G G A L, tanggal euy.
Jaaaadiiiiiiiii,
menurut saya, sudah saatnya mengganti ucapan Happy birthday dengan HAPPY BIRTHDATE. Birthdate: tanggal kelahiran
Jenius kan saya? Ha ha ha *ketawa sambil megang perut
Lagian pro-kontra nya kan bilang kita gak boleh ngucapin selamat ulang tahun atau happy birthday karena –jangan samape- ikut-ikutan. Tapi kalo ucapannya: HAPPY BIRTHDATE, jadinya kan gak latah (?!) hahaha.. sayanya cuman ngarang kok ! becanda.. becanda.
Ya.. beginilah kalo liburan, gak ada kerjaan. Jadinya ngasah otak dengan pikiran yang aneh-aneh.
Well, Ramadhan sebentaaar lagiii.. syalalalalala.

0 komentar:
Posting Komentar