Sabtu, 19 Januari 2013

Past is you


Untuk apa lagi kau korek cerita yang sudah lampau. FYI, cerita masa lampau itu (klo dlm bahasa Inggris) pakai Simple Past. Dan seringnya Simple Past itu digunakan sama teks Narrative, isn't it? ah, kau tentu tahu. Kau sering memulai obrolan itu dengan Bahasa Ratu Elizabeth.
Cerita macam apa yang sering menggunakan teks narrative?
Fairy tale (salah satunya).
Dan saya sudah menganggap kisah2 itu seperti fairy tale. Saya sudah tutup buku. Saya akan membacanya lagi ketika saya butuh hiburan. Hanya sekedar hiburan. Semacam dongeng sebelum tidur. Hingga saya akan larut dalam mimpi-mimpi saya... dan menganggap kau pernah bersua di dalamnya. That's it. ENOUGH!

Kukatakan,
Masa lampau tetaplah masa lampau. Dia bukan masa sekarang apalagi masa depan seperti yang kau sebut-sebutkan itu.
Walau masa lampau mampu bersalin wajah menjadi masa depan, dia bukanlah berada pada sequel yang sama. Tetap saja berbeda. Karena rasa yang merasainya juga sudah berbeda. Semoga kau paham.

Kurasa kau sama seperti diriku. Kau hanya mencoba untuk kembali menyapa perasaan itu karena kau tengah bosan. Kau perlu beberapa baris kata untuk membuatmu tenang. Maka ambillah buku 'fairy tale' itu. Baca. Kemudian tertidurlah yang lelap. Semoga mimpimu bisa lebih kreatif untuk menghilangkan diriku disana.
Jumat, 18 Januari 2013

Maafkan daku, Encuuun


Bahagia itu sederhana.
Tapi ternyata kesedihan juga ikut-ikutan menyenderhanakan diri.

Cun, teman sepermainan saya nguambek. Sepele, karena telponnya yang tidak saya angkat. Tapi cius tak ada maksud hati untuk sengaja melakukannya. Kebiasaan saya malas ngecek handphone klo lagi di pete-pete. Pas ada kesempatan, ngecek, eh ternyata ada 3 panggilan tak terjawab. Si encun. Mau nelpon balik, tiba2 encun nelpon lagi.

"DIMANAKO?? dari tadi mi saya telpon2 tapi tidak nu angkat! "  tut tut tut. (di)putusin. Hanya sempat bilang maaf, si encun ngacir dengan lagu tut tut tut.

beberapa menit kemudian...
"Deluan meka padeng nah"
She texted me.

Jadi cerita awalnya (ini ceritax flash back nih... macam d pilem2)..
saya memang janjian sama doski buat pulang bareng. Tapi karena gak tau urusan saya di kampus sampe jam berapa, dan urusanx dia sampe jam berapa, akhirnya kita saling tunggu-tungguan. bolak-balik nelpon dan sms. Begitcuu..

Merasa gak enak hati, saya telpon dia. Gak diangkat. Yaudah di sms wae. Minta maap (lagi) dan blablabla. Gak di bales. Oh Encuuuuun.... jangan marah dong. lo kayak baru kenal gw kemarin subuh aja!

Berhubung chemistry saya dan encun (duilah..) udah tahap intermediate (macam lembaga kursus bahasa inggris), jadilah saya uring-uringan, gak enak hati, dan yeah well.. merasa bersalah.

Sederhana. dan itu kesedihan.
Sebenarnya sih kenapa kesedihan itu bisa sederhana, itu juga tergantung personality kita; sudut pandang kita. Seperti juga ketika kita bilang "Bahagia itu sederhana". Ada yang susah skali merasa bahagia. Ada juga yang sebenarnya bahagia, tapi dia tidak tahu kalau dia sedang bahagia. Mungkin terlalu sibuk memikirkan hal2 yang membuatnya tidak bahagia.
Dan dunno why belakangan ini saya sangat sensible. Senggolan dikit udah bisa bikin hari hari saya kelabu. fufufu.
eh lawannya sensible kan egois yak?
makanya being egoistic menjadi salah satu resolusi saya tahun ini.

Good news. Besoknya encun nelpon. Mungkin dia juga sadar terlalu sensitive hari itu. dan.... ah saya bahagia lagi. Sederhana. dan itu bahagia, Kawan !
Minggu, 13 Januari 2013

#reflection


Bertahanlah disana Perasaan Ini..
Saya butuhkan mu untuk tenangnya jiwa merasai esok..
Tangislah...
Setelah itu tertawalah yang cerah

Kita harus selalu bahagia untuk hadapi ini.
dan bahagia butuh lengkungan senyum.

Rayakan apa saja untuk membuatmu bahagia malam ini, Jiwa..

XOXO

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Search Me

What's this?

|Catatan Random |Mengikat perasaan |Capture memory

Fellas

Bubbling here

Blogger templates