Untuk apa lagi kau korek cerita yang sudah lampau. FYI, cerita masa lampau itu (klo dlm bahasa Inggris) pakai Simple Past. Dan seringnya Simple Past itu digunakan sama teks Narrative, isn't it? ah, kau tentu tahu. Kau sering memulai obrolan itu dengan Bahasa Ratu Elizabeth.
Cerita macam apa yang sering menggunakan teks narrative?
Fairy tale (salah satunya).
Dan saya sudah menganggap kisah2 itu seperti fairy tale. Saya sudah tutup buku. Saya akan membacanya lagi ketika saya butuh hiburan. Hanya sekedar hiburan. Semacam dongeng sebelum tidur. Hingga saya akan larut dalam mimpi-mimpi saya... dan menganggap kau pernah bersua di dalamnya. That's it. ENOUGH!
Kukatakan,
Masa lampau tetaplah masa lampau. Dia bukan masa sekarang apalagi masa depan seperti yang kau sebut-sebutkan itu.
Walau masa lampau mampu bersalin wajah menjadi masa depan, dia bukanlah berada pada sequel yang sama. Tetap saja berbeda. Karena rasa yang merasainya juga sudah berbeda. Semoga kau paham.
Kurasa kau sama seperti diriku. Kau hanya mencoba untuk kembali menyapa perasaan itu karena kau tengah bosan. Kau perlu beberapa baris kata untuk membuatmu tenang. Maka ambillah buku 'fairy tale' itu. Baca. Kemudian tertidurlah yang lelap. Semoga mimpimu bisa lebih kreatif untuk menghilangkan diriku disana.
I Grieve
3 minggu yang lalu

0 komentar:
Posting Komentar