Sabtu, 06 November 2010

Tulisan kebingungan #1


Saya suka membandingkan.
Membandingkan diriku dan dirinya..
Membandingkan rasaku dengan rasanya..
Nya..nya..
Siapa itu si ‘nya’?
 
Saya bingung. Kalau saya bingung biasanya saya tidak suka menulis. Saya sukanya tidur. Atau mungkin marah. (Tapi, daripada marah, lebih baik tidurkan? Setidaknya tidak ada orang yang saya rugikan).
Tapi kata ‘kakak’ itu, “klo kamu sedang bingung, menulislah. Tuliskan kebingungan mu.”
Nah, ini yang sedang ku coba..
Menuliskan kebingungan.
Hah! Rasanya Konyol.
 
Kurasa ‘kakak’ itu berbeda denganku (absolutely, Put. Baru nyadar? Kemana aja?). Dia seorang expert dalam hal tulis menulis. jadi meskipun bingung, dapat juga dia sulap jadi tulisan..
Nah, saya? Menulis dalam keadaan bingung, malah membuat saya tambah bingung.
 
Bingung, bingung dah…
 
 
_Ini hasil tulisan kebingunganku hari ini (250610)_
 
 

Bulldream


Mimpi bukan milik saya. Saya tak suka menggantungkan harapan dalam angan buram bernamakan mimpi. Mengapa orang-orang itu begitu senang bermimpi? Bahkan mengagung-agungkannya? Apa hebatnya punya mimpi? Hebat itu, ketika kamu mampu menjadi sesuatu. Bukan karena kau punya sesuatu. Apalagi sesuatu adalah mimpi. Abstrak. Sesuatu yang abstrak terkadang hanyalah 'madu pemikiran'.
Kau tak takut dipermainkan oleh si mimpi?
Dia itu-sepengetahuanku- sedikit licik dan mau diperhatikan terus. Bahkan hari-hari, waktu, dan kegiatanmu berpatokan padanya..

Ckck.. Apatis ku kambuh (!)

Silent Pal


Saya tak habis pikir dengan komunitas ini. Mereka bisa berteman dan bermusuhan dalam satu garis waktu. Bukankah kita harus menghindari orang yang tidak kita suka? Dan mendekati orang yang kita suka?

Kau tau, malam ini aku belajar untuk tidak lagi mengagungkan -apa yang orang itu katakan sebagai- persahabatn. Itu karena sifat 2 sisi manusia. Dan karena aku manusia tulen, jadi aku juga memiliki kedua sisi ini. Menjauhlah dariku, dari pada kau mencercaku di kemudian hari. Cukup kau tahu namaku. Kita tak perlu terlibat dalam perasaan batin yang menggelikkan.
Ya ya ya.. Sepertinya aku butuh untuk terbiasa dengan kesendirian. Biar Si Sendiri itu saja yang menjadi sahabatku. Dia tak pernah cerewet !

Empty Empati


Sebagaimana Anda -mungkin- kecewa dengan saya, begitu pula rasa kecewa saya..
Tali persahabatan yang Anda tawarkan begitu manis. Terbingkai dalam setangkai mawar putih. Kau bilang "putih itu tanda pershabatan".
Artinya, kau menganggap ku sahabat? Iya?
Tapi bukankah persahabat itu datang dari perbedaan yang di satukan? Arghh… mau ngomong apa sih sebenarnya? Mungkin sebuah pengikraran versus dengan yang namanya persahabatan. Ayolah, kau tentunya setuju kalau ku bilang tidak ada sahabat sejati didunia ini? Lupakanlah untuk mencari teman seiring sejalan . Sendirilah. Kemudian berbaurlah dengan banyak orang. Itu lebih baik. Meski tak ada yang berempati dengan keluh kesahmu, setidaknya kau pun Tak perlu berempati dengan orang lain. Arg… tidak! Tidak! Aku tak hendak mengajarkan kalian menjadi iblis. Akan ku beritahukan satu hal yang diajarkan malaikat kepadaku. Berempatilah kepada orang lain meski kau tak menerima empati dari siapapun. Ya, itu lebih baik. Setidaknya Tuhan sayang padamu. Apa yang lebih penting dari itu?

Atas Nama Lingkaran Setan


Sudah ku katakn! Kita hanya berpindah dari satu masalah ke masalah lainnya. Tidakkah itu cukup untuk membuat kening berkerut, kepala senut-senut, pengennya bobo aja.. zzzZzz..
Kalau tidur, ko takkan punya masalah yang berarti. Paling2 nighmare tanpa sisa..

Mungkin ini puncaknya, dari sekian hari hatiku galau. Adakah air mata sebenarnya merupakan puncak penyelesaian suatu masalah. Salah BESAR ! Sungguh bukan begitu !! Air mata hanya sebiji kecil dari pelepasan sementara kegalauan..
Selebihnya masalah itu masih bergelut di dalam dirimu. Pun ketika kau melakukan sesuatu untuk menyelesaikan masalah mu itu. Tidakkah kau tahu bahwa dia punya 1001 anak? Bagai lingkaran setan yang tak pernah putus ikatannya. Apa hidup hanya untuk berpindah dari satu masalah ke masalah lainnya?
Tolong aku dari segala bentuk kebodohan Ya Rabb..

XOXO

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Search Me

What's this?

|Catatan Random |Mengikat perasaan |Capture memory

Fellas

Bubbling here

Blogger templates