Sebagaimana Anda -mungkin- kecewa dengan saya, begitu pula rasa kecewa saya..
Tali persahabatan yang Anda tawarkan begitu manis. Terbingkai dalam setangkai mawar putih. Kau bilang "putih itu tanda pershabatan".
Artinya, kau menganggap ku sahabat? Iya?
Tapi bukankah persahabat itu datang dari perbedaan yang di satukan? Arghh… mau ngomong apa sih sebenarnya? Mungkin sebuah pengikraran versus dengan yang namanya persahabatan. Ayolah, kau tentunya setuju kalau ku bilang tidak ada sahabat sejati didunia ini? Lupakanlah untuk mencari teman seiring sejalan . Sendirilah. Kemudian berbaurlah dengan banyak orang. Itu lebih baik. Meski tak ada yang berempati dengan keluh kesahmu, setidaknya kau pun Tak perlu berempati dengan orang lain. Arg… tidak! Tidak! Aku tak hendak mengajarkan kalian menjadi iblis. Akan ku beritahukan satu hal yang diajarkan malaikat kepadaku. Berempatilah kepada orang lain meski kau tak menerima empati dari siapapun. Ya, itu lebih baik. Setidaknya Tuhan sayang padamu. Apa yang lebih penting dari itu?
I Grieve
3 minggu yang lalu

0 komentar:
Posting Komentar