Sabtu, 06 April 2013

Doa yang sederhana


Apa yang saya dapat dari ujian ini?
Saya banyak belajar tentang rumus sabar, dan doa.

Iya doa.
Yang katamu kau gunakan untuk memenuhi segala keinginanmu. Untuk mendapatkan apa2 yg kau maui.
Tapi bukan itu yang ku pelajari sayang.
Kali ini aku belajar sisi lain darinya.
Bahwa dia, doa, bukan hanya untuk meminta apa yg ingin kau dapatkan. Lebih dari itu. Doa itu sendiri sudah merupakan keinginanmu, kekuatanmu cantik...
Bukan kekayaan yang kau butuhkan ketika kau risau akan miskinmu. Tapi kelapangan hati sayang...
Kaya hanya solusi semu agar risaumu hilang. Dia, Si risau itu akan menemui mu lagi. Kau yang telah kaya tentunya.

Jadi ketika kau ingin bertemu dengan doa, sampaikanlah kepadanya agar ia menjembatani kelapangan hati yang dikirimkan oleh Tuhanmu. Tidak salah jika kau meminta kekayaan ketika kau miskin, (mungkin) kecantikan ketika kau (merasa) jelek. Tapi tempatkan itu di list ke-2.
Berdoalah untuk kelapangan hati, kekuatan.
Dan ketika kau telah menengadahkan tanganmu, menundukkan hatimu, dan menghadirkan Rabb-mu ke dalam qalbu, sebenarnya kau tengah mendapatkan kekuatan itu.

mintalah dengan cara sederhana. Sebuah doa yang mampu menjadikanmu lebih dari sekedar sederhana...

and... You are awesome, Allah. As always
Rabu, 03 April 2013

22


fualaaaaah.... udah 22 aja! Saya tau akan menuliskan itu disetiap mukaddimah untuk pertambahan 1 lagi usia saya.
Dan maaf untuk my sweety blog balabala karena jarangnya saya menyapa. Bahkan untuk menuliskan rasa d hari pertama menyapa 22 tak saya lakukan. I'm in blue beb, gak ada mood untuk nulis.
Sekarang pun saya sedang tak mood sebenarnya dan ini saya tulis dalam keadaan lapar. Jadi mungkin saya hanya mampir karena saya akan segera berlalu ke dapur. Kasihan perut saya.
Cukup tau saja: 22 ini berat. Tapi hati harus selalu di besarkan. Let say: 22 kali ini memberi banyak pelajaran berarti. Ciih... mengatakannya sangat mudah. Tapi untuk memvisualisasikan perasaan saya, kalimat itu tak cukup mewakili.
Hhh... akan lebih bersyukur kalau bisa ikut umrah sama mama. udah di-schedule-in dari tahun kemarin. Dan pas banget tahun ini momenx pertambahan usia. Tapi apa boleh buat, Allah belum manggil.

Sudah ah. Saya gak mau ingat2 yang sedih2. Saya harus kembali mengumpulkan semangat. Jumat pagi saya ada seminar proposal. Mudah-mudahan kali ini sukses. Duka yang sebelumnya belum kering. Kalau kena bogem lagi, saya khawatir dia akan bonyok dan membusuk. Nau'dzubillah... "buagang" klo kata orang2 di sini.

Doa-doa kalian membuat 22 ini jadi sedikit lebih bermakna. Setidaknya untuk memahami bahwa saya tidak hanya hidup untuk diri sendiri tapi juga untuk mereka di sana. Mungkin kalian hanya basa-basi (trima kasih kalau kalian tulus) tapi basa-basi ini berhasil meletupkan api kecil dalam diri saya. I'm on fire lagi :)
Sering-seringlah berbasa-basi. Mungkin saya akan suka.
yea... mungkin.

XOXO

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Search Me

What's this?

|Catatan Random |Mengikat perasaan |Capture memory

Fellas

Bubbling here

Blogger templates