Dan maaf untuk my sweety blog balabala karena jarangnya saya menyapa. Bahkan untuk menuliskan rasa d hari pertama menyapa 22 tak saya lakukan. I'm in blue beb, gak ada mood untuk nulis.
Sekarang pun saya sedang tak mood sebenarnya dan ini saya tulis dalam keadaan lapar. Jadi mungkin saya hanya mampir karena saya akan segera berlalu ke dapur. Kasihan perut saya.
Cukup tau saja: 22 ini berat. Tapi hati harus selalu di besarkan. Let say: 22 kali ini memberi banyak pelajaran berarti. Ciih... mengatakannya sangat mudah. Tapi untuk memvisualisasikan perasaan saya, kalimat itu tak cukup mewakili.
Hhh...
Sudah ah. Saya gak mau ingat2 yang sedih2. Saya harus kembali mengumpulkan semangat. Jumat pagi saya ada seminar proposal. Mudah-mudahan kali ini sukses. Duka yang sebelumnya belum kering. Kalau kena bogem lagi, saya khawatir dia akan bonyok dan membusuk. Nau'dzubillah... "buagang" klo kata orang2 di sini.
Doa-doa kalian membuat 22 ini jadi sedikit lebih bermakna. Setidaknya untuk memahami bahwa saya tidak hanya hidup untuk diri sendiri tapi juga untuk mereka di sana. Mungkin kalian hanya basa-basi (trima kasih kalau kalian tulus) tapi basa-basi ini berhasil meletupkan api kecil dalam diri saya. I'm on fire lagi :)
Sering-seringlah berbasa-basi. Mungkin saya akan suka.
yea... mungkin.

0 komentar:
Posting Komentar