dan heyy saya masih berkisah tentangmu ternyata. Akal saya sepertinya mulai kalah dengan perasaan saya.
Mengapa tidak kau tinggalkan sejumput kata untuk memulai sebuah percakapan (lagi) bersamaku? Aku menunggunya, terhitung sejak malam kedua setelah kau berulang kali meminta maaf dan pamit.
Tanpa ada maksud. Aku hanya ingin tahu, apakah semua baik-baik saja?
Karena disini, semuanya tidak sedang baik-baik saja. Ada sebuah kepala yang selalu saja menziarahi hal2 yang terjadi kemarin. Menyesakkan!
I Grieve
3 minggu yang lalu

0 komentar:
Posting Komentar