Dear My Lord, Allah …
Jika suatu kewajiban menuntutku
untuk mengatakan apa yang belum kulakukan, maka tuntunlah aku …
Jangan benci padaku..
karena jika kau berpaling dariku,
maka siapa yang akan menjagaku? Siapa yang akan menegurku? Siapa yang akan
menggerakkan hatiku?
My dearest Allah,
Sungguh aku jauh dari kesempurnaan ……
Tapi bukankah ketidaksempurnaan yang
banyak memberi tahu kekurangan kita ?
Kadang ketidaksempurnaan ini
kujadikan kambinghitam untuk bermalas-malasan
“ah.. mungkin saya memang tidak
pantas” , dalihku
lalu setelah itu, aku mulai berleha-leha, menghabiskan waktu tanpa
guna. Aku tenggelam dalam euforia kebebasan semu.
Tak kulihat lagi pentingnya menyempurnakan
diri
hingga akhirnya aku terpuruk dan merugi
Allahku sayang …
Cubit aku jika aku salah
Dan sadarakan aku bahwa cubitan itu
adalah cubitan sayang darimu yang berarti Kau masih memiliki kasih untukku
Kau tak mau aku berindak salah …..
Kau tak mau aku menjadi orang yang
merugi
Seperti orang tua yang mencubit
anaknya
bukan karena mereka tidak sayang
pada anaknya, tapi mereka ingin mengatakan pada anakanya
“Nak, itu tidak boleh …
itu salah!”
Jangan cubit aku karena Engkau benci
padaku, Ya Rabb…
Ilahi ….
Jika suatu saat kau rindu padaku …
Maka panggillah aku dalam keadaan
khusnul khatimah…
Biar kita bisa bertemu dan aku bisa
menatap wajahMu …
Sungguh, tak ada lagi yang lebih nikmat
selain itu ....
Ps.
Terima kasih teruntuk
adik-adikku.. karena kalian saya banyak belajar.. karena kalian saya selalu
berusaha menyempurnakan diri..
Sungguh, kalian telah menjaga saya..


0 komentar:
Posting Komentar