Rabu, 11 Mei 2011

Syukur Sajalah...


Seharusnya ketika berdoa yang kita lafazkan bukanlah kesadaran kita bahwa Allah akan memberikan yang terbaik buat kita. Kita sadar, kita paham bahwa semua yang terjadi kepada kita adalah rencanaNya dan pasti itu lah yang terbaik buat kita. Ya, yang terbaik tidak selalu berarti yang kita butuhkan. Kepercayaan bahwa Allah akan selalu memberikan yang terbaik adalah hal yang mutlak. Mungkin yang kita butuhkan adalah bagaimana mensyukuri semua kebaikan-kebaiakan yang Allah berikan kepada kita (setidaknya, itu bagi saya pribadi). Bagaimana memiliki hati yang mampu melihat segala kebaikan yang tidak kasat mata dan mungkin tercover dalam keburukan bagi tiap-tiap pandangan kita. Hati yang melihat datangnya sebuah bencana sebagai sebuah jalan keluar. Hati bening yang mampu melihat kemiskinan sebagai sebuah kekayaan yang tak perlu dihisab nantinya. Aissss.... Andai bisa hatiq sebening itu.

Bersyukur, kawan! Itu kuncinya.Maka dunia ada di genggamanmu.

Tidak mudah memang merealisasikan kata syukur itu. Tidak cukup dengan ucapan, butuh hati yang bicara. Ah, tapi biarlah langka-langkah rapuh ini mencoba menapaki tangga menuju kesyukuran. Sungguh kunci kebahagiaan dunia adalah rasa syukur. Tak ada keluh di dalamnya. Tak ada resah yang menghantui. Karena Allah yang menakdirkan semuanya, maka Allah pasti punya penyeselesaian untuk semuanya.

Ajarkan diri untuk berhenti berkeluh kesah Ya Rabb..

Syukur..syukur..syukur Putri..

0 komentar:

Posting Komentar

XOXO

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Search Me

What's this?

|Catatan Random |Mengikat perasaan |Capture memory

Fellas

Bubbling here

Blogger templates