Selasa, 29 Oktober 2013

Berubah yah please


Sepertinya aku ingin berubah.
Jadi apa ya bagusnya???

Apa sajalah. Yang penting keluar dari diri saya yang sekarang.
mungkin m enjadi seorang yang cerewet.
Pemarah.
Emosian.
Dingin.
Centil.
Egois.

O God! Semoga kau tidak 'berpikir' bahwa aku sedang tidak bersyukur dengan keadanku sekarang.
Bukan itu sebenarnya.
Hanya saja, kupikir, kita tidak bisa hanya punya satu sifat. Karena hari tidak selamanya sabtu atau senin saja. Ada banyak hari, dan ada banyak wajah dengan beraneka watak yang harus diladeni.

Cerewet, centil, dingin jika ditempatkan pada nampan yang pas dan takaran yang sempurna, maka mereka, mungkin, akan bisa menjadi jenis sifat yang mulia.

Saya butuh sedikit perubahan. Ya, penyesuaian.

Jumat, 25 Oktober 2013

short message means a lot


["Maaf tidak bisa selalu membersamaimu sayang.... 
bukan ingin mengajukan excuse...
Tapi selama ini saya selalu percaya bahwa Putri itu kuat... 
Itu husnudzonku yang moga dijabah Sang Khlaik ke dalam hatimu, Shalilhah..
Kamu selalu ada di dalam rabithaku.. selalu ada."]

25/10/2013 18:40

Dan saya, saya tidak benar-benar tahu apa yang sedang saya rasa. 
Dan apa yang saya inginkan.
Dan bagaimana ini akan berakhir.
Atau berapa lama ini akan menggantung.
Minggu, 29 September 2013

Tidak benar-benar lega


|"Sudah mi ujian hasil di'?"
|"Iyess."

You know, perasaan itu kayak hilang beberapa ton meluruh bersama tiupan angin. suuuiiiiiingg... terbang!!
And I do know, yang bertanya itu perasaannya campur aduk. Antara ikut senang karena teman sudah maju satu step lagi, dan juga dumba-dumba karena kita rasanya masih tertinggal di belakang.

Saya sedikit mual mendengar kata 'konsul'. Tuhaaann... tidak lagi-lagi deh kejadiaannya kayak begini.

Tapi yang mau saya bilang begini,
Nikmatilah setiap proses yang sedang terjadi. Apa yang kau alami sekarang, itulah rejekimu. Tak perlu kau paksakan. Toh meskipun dipaksakan, kalau Tuhan belum berkendak, maka tidak akan.
Lihat perasaan saya sekarang. Benar bahwa saya merasa lega setelah seminar hasil tapi setelah itu... rasanya bingung sendiri. Trus, setelah ini, saya mau apa?
Dan inilah hidup. Kita terus beranjak dari satu urusan ke urusan lain. Gak akan habis, sampai kita sendiri yang habis.

Jadi, nikmatilah!
Dalam bahasa yang diajarkan kebaikan: syukurilah!

Salam Nikmat. Salam Syukur

|Putri, dalam pengerjaan revisi skripsi.

XOXO

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Search Me

What's this?

|Catatan Random |Mengikat perasaan |Capture memory

Fellas

Bubbling here

Blogger templates