Sabtu, 17 November 2012

proposal kelarin oy


Halo Mentari. Hai Galang..
pagi2 saya sudah berjibaku dengan setumpuk referensi yang sungguh malas buat saya baca. Sarapan saja di depan laptop sambil kepedesan. Kakak saya memang tegaan pagi ini, sarapannya di bikin pedaaaaaass membahanaaa. cetar!! cetar!!

Hmm.Dengan tekad ikhlas nan sepenuh hati, rencananya saya ingin segera menyelesaikan proposal saya, Galang. Tapi ya tapi. Berbagai hambatan, halangan, dan rintangan seakan-akan mengajak saya untuk tidur saja. Bikin semangat saya pecah-pecah berhamburan. Di tiup angin, berserakan dah.
Kemarin waktu niat luhur saya buat kelarin proposal muncul, eh kakak saya ngajak jalan. Pas banget, perut dan leher saya sedang haus akan makanan enak. Bagai gayung tersambut, saya pun menyambut gayung itu (apadeeh..). Trus malamnya saya sudah di depan laptop aja. klik klik klik buat kerjain tuh setumpuk kertas keramat. eh eh ehhhh... lampunya malah mati which is laptop saya gak bisa hidup tanpu kamu eh tanpa listrik maksudnya.#abaikan #proposal #kabur #tidur
Dan benar saja....... skripsi itu susahnya bukan karena apa dan apa. Tapi karena moodnya. No mood means no work.
Tapi tak papa.. slow down saja Putri manisss. Semua ada waktunya. Ingat slogan sesat ini:
WISUDA ADALAH PENGANGGURAN YANG TERTUNDA

So, ayo bikin planning sebelum lulus.


Minggu, 04 November 2012

Bahagia yang sederhana


Dan begitulah kelanjutannya...

Aku mulai teerbiasa dengan muncul gambar amplop di layar handphon ku. Dan seperti yang sudah tertebak, Namamu muncul di sana.
I'm addict...
Siang hari, sebelum dzuhur. Ah waktu2 itu selalu terekam manis di otakku. Hingga di siang hari berukutnya aku seperti kehilangan sesuatu. Kau tak muncul. Dan ada yang minus di hari itu rasanya. Ternyata tidak hanya sehari, hari berikutnya pun seperti itu. Jadwal mu racau. aku tak tahu lagi kapan harus mengecek handphon. Tahu tidak? Ku rasa kau tak tahu, ada rasa yang tidak bisa ku defenisikan ketika tak satu pun pesanmu yang masuk. Kau kemana?
Dan ketika ku pikir aku akan belajar untuk pelan-pelan terbiasa tanpamu, tanpa pesan-pesanmu, kau malah tiba2 muncul. Menjengkelkan.
Kali ini tidak dengan pesan singkat, kau malah menelpon. Katamu untuk menghabiskan jam gratis. Dan hei, itu pertama kalinya aku mendengarmu tertawa. Aku tersenyum tanpa suara. Ketawa mu lucu. Ah, aku bahagia lagi.


Apa besok kau akan muncul?
oia maap, baksonya habis. Kacang telur pun tak ada.

Senin, 22 Oktober 2012

obrolan siang


Putri: 
Galang, apa semua kawananan mu seperti itu?
hanya dgn menuliskan kata "gagah" maka senyum kalian akan kembali mekar?


Galang:
Kawananmu juga seperti itu kan dear.jadi kita satu sama. :)


XOXO

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Search Me

What's this?

|Catatan Random |Mengikat perasaan |Capture memory

Fellas

Bubbling here

Blogger templates