Senin, 09 April 2012

ini galang bukan dia


Actually, I am ready to write something about YOU-KNOW-WHO tapi urung. ya, you-know-who adalah salah satu nama yang tidak ingin saya ingat lagi dan rasanya tulisan begitu berharga hanya untuk berkisah tentang orang yang tidak ingin di ingat lagi. Jadi, sebelum introduction saya pagi ini terlalu panjang buat dia-yang-tidak-penting dan sudah mengganggu pagi saya dengan kehadiran namanya di inbox fb, mari kita sudahi saja.

Hai, Galang... Apa kabarmu pagi ini?
Sehat kan?
Semalam kamu mendengar sesuatu tidak? bisikan mungkin? tentang betapa aku ingin bertemu denganmu, tentang harapanku agar kau bermimpi yang indah. Karena seperti katamu, "Mimpi indah bagiku adalah memimpikan kamu put."
heeaa.. ngambang deh sayanya.

Tahu tidak Galang..
Beberapa hari yang lalu, saya seperti merasakan kehadiranmu. Hanya beberapa space dari tempatku duduk menyaksikan pertandingan bulu tangkis. Kau seperti ada disana.
Detak jantungku yang tidak seperti biasanya mengiyakan hal itu.
Apa betul itu kamu? tapi kenapa kau tidak memberitahuku? sengaja ya?
hmm.. terserah kau sajalah Galang.

oiya, wish me luck today. Semoga presentasi proposal hari ini tidak jadi. Swear, I'm not ready yet. Kalau pun jadi, semoga nama saya tidak termasuk daftar yang beruntung untuk presentasi hari ini

wish U luck too dear..

di sana hujan tidak?
Jumat, 06 April 2012

Kecewa



Tentang kecewa, Galang...
kecewa: saat apa yang kau harapkan tidak sesuai dengan apa yang terjadi.
saat apa yang kau pikirkan tentang mereka ternyata salah..
Your expected is too high. dan yang kau dapati tidak lebih dari segerombolan orang yang berhasil dengan topengnya.
Seperti mendung yang menjanjikan hujan tapi tak kunjung muncul..
Seperti gemuruh yang berkicau akan kedatangan hujan tapi tak setetes pun ia turun.
Hanya membuatmu merasa lebih baik. Sebentar saja. Untuk meyakinkan langkahmu.
Setelah itu mereka pergi, menghilang. dan tinggallah kau sendiri. Sunyi.

ah, PENIPU!!
aku berada di tengah sekte para penipu sekarang, Galang.
tapi bodohnya aku tak tahu harus berbuat apa ?!
Lari? percuma. Rintihan hujan akan membuatku kembali
Sembunyi? Aku tak punya tempat persembunyian yang lebih baik dari diam ku.

Aku sendiri, Galang. Si sendiri yang berkawan penipu.
Sedikit lagi, mungkin, aku juga akan bernasib sama: menjadi penipu.

Adakah kau masih disampingku saat itu terjadi, Galang?
Rabu, 04 April 2012

hujan yang merindu


Hujan.... bagi saya, rindu itu bukan hanya apa-apa yang telah kau rasai, kau kecap...
Tidak terbatas pada apa yang indera mu telah bersentuhan denganya..

Bagiku... rindu lebih dari itu.
Rinduku pada Galang, lebih dari itu , Hujan..


Katakan padanya, Galang.. Bagaimana rindu kita berkarya. Menari diatas awang-awang yang begitu kongkrit terasa. Hidup. Serasa bermain didepan mata.

Katakan padanya Galang sayang.. Bagaimana rindu kita berkarya. Pada hal-hal yang belum pernah kita jumpai, belum pernah indera kita menjamahnya.. hanya angan kita yang selalu rindu untuk merengkuhnya, mendekapnya, dan berujung pada : kita telah mengalaminya..

Dari jauh.. kepada hujan kutitipkan rinduku padamu, Galang..
Agar hujan tahu bagaimana rindu kita begitu hidup..
dan pada akhirnya, ia yang akan membisikkan padamu bahwa sekaranglah waktunya kau untuk datang

XOXO

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Search Me

What's this?

|Catatan Random |Mengikat perasaan |Capture memory

Fellas

Bubbling here

Blogger templates