Kamis, 29 Agustus 2013

masih (kamu) tanpa maksud


dan heyy saya masih berkisah tentangmu ternyata. Akal saya sepertinya mulai kalah dengan perasaan saya.

Mengapa tidak kau tinggalkan sejumput kata untuk memulai sebuah percakapan (lagi) bersamaku? Aku menunggunya, terhitung sejak malam kedua setelah kau berulang kali meminta maaf dan pamit.

Tanpa ada maksud. Aku hanya ingin tahu, apakah semua baik-baik saja?
Karena disini, semuanya tidak sedang baik-baik saja. Ada sebuah kepala yang selalu saja menziarahi hal2 yang terjadi kemarin. Menyesakkan!
Senin, 12 Agustus 2013

kuharap ini akhir


mmm.. saya harus memulainya dari mana??!
Saya tidak tau.

jadi,
Saya akhiri saja dengan ucapan: Sayaaaaa legaaaaa kamu bilang begitu.
Jumat, 09 Agustus 2013

Di kasih judul apa? mungkin: Penolakan


Kali ini, anggap aku sedang membuka lembar demi lembar sebuah proposal. Membaca CV lengkap sekaligus berinteraksi langsung dengan si pelaku. Mengobok-obok pendapat orang2 sekitar tentang ini dan itu. No sense.
Faktanya, sampai sekarang tak kutemui ketenangan. Mungkin benar bahwa aku sedang mengulur waktu. Tapi jika kau cerdas (dan tentu saja tegas) kau bisa mengambil keputusanmu sendiri.

Banyak yang minus menurut orang-orang. Menurutku? ah, aku belum tahu. Tapi yang pasti, aku gampang tersenggol gonjang ganjing opini orang lain. Karena mereka banyak menebar fakta (yang sepertinya aku juga merasakan hal yang serupa).

Apa kurang melibatkan Tuhan?
Tidak mungkin. Aku berkisah di bulan terbaiknya. Berharap agar ia memilihkan yang terbaik
: yang inginku dan inginnya bisa bertemu.

sayang, sepertinya yang sedang kulakukan tidak sesuai dengan ingin-Nya.

maka sekarang aku akan diam dalam apa-apa yang Ia larang. Menunggu Ia memutuskan. Menunggu perasaanku merasakan ketentraman yang ia janjikan.

Kau benar akan datang malam ini? aku tidak mengharapkannya.
maaf.

XOXO

Arsip Blog

Diberdayakan oleh Blogger.

Search Me

What's this?

|Catatan Random |Mengikat perasaan |Capture memory

Fellas

Bubbling here

Blogger templates